Perintah dasar Linux

Assalamualaikum wr.wb, kali ini saya akan memberikan informasi tentang perintah-perintah dasar yang terdapat di linux.

Masuk ke dalam sistem LinuxProses untuk masuk ke dalam sistem Linux biasa disebut login.

Tujuan login ada dua (2) macam.
Pertama, sistem akan melakukan pengecekan berhak tidaknya pengguna untuk mengakses sistem,
kemudian yang kedua, sistem akan melakukan berbagai pengaturan kondisi (environment) yang sesuai dengan pengguna (misalnya jenis shell yang digunakan).Sebelum melakukan login, pengguna harus terlebih dahulu mengetahui username dan password yang
akan digunakan. Untuk pembuatan username dan password ini, pengguna harus mengkoordinasikan
terlebih dahulu dengan administrator sistem yang bertanggung jawab terhadap server tersebut.

Sebelum melakukan login, pengguna harus terlebih dahulu mengetahui username dan password yang
akan digunakan. Untuk pembuatan username dan password ini, pengguna harus mengkoordinasikan
terlebih dahulu dengan administrator sistem yang bertanggung jawab terhadap server tersebut.

Struktur Perintah LinuxPerintah   (command)  adalah   permintaan   terhadap  sistem  Linux  untuk  melakukan  sesuatu   tindakan.
Setiap perintah mempunyai aplikasi. Nama aplikasi sesuai dengan nama perintah. Untuk bentuk umum baris perintah (command line) dalam Linux adalah sebagai berikut :  perintah [-pilihan…] [argumen…]·

Perintah adalah nama aplikasi yang akan dijalankan.  ·Pilihan (option) dignakan untuk memberikan pedoman bagaimana aplikasi dijalankan. Suatu pilihan biasa diawali dengan tanda minus (-), diikuti satu atau beberapa karakter (umumnya huruf dan angka).

Tetapi ada juga pilihan yang diawali dengan tanda plus (+).  ·argumen (parameter) dipakai untuk menentukan data yang akan diproses. Biasanya berupa nama berkas atau direktori.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan sehubungan dengan penulisan perintah adalah :·Karakter spasi diperlukan untuk memisahkan penulisan antara perintah dan pilihan serta antarapilihan dan argumen.

Antar argumen juga memerlukan spasi atau tab sebagai pemisah.
contoh: echo Halo.

Melihat dokumentasi manual dari aplikasi melalui konsol  Informasi   dari   suatu   perintah   secara   rinci   dapat   digunakan   fasilitas   “bantuan   secara   online”   yang disediakan oleh sistem Linux. Caranya adalah dengan menggunakan perintah man atau info dengan format : man nama_aplikasi atau info nama_aplikasiContoh: man date Info passwd

Melihat Karakter Kontrol Untuk melihat karakter-karakter kontrol yang digunakan seperti intr dan kill, digunakan perintah  stty.
Pada latihan berikut ini amati dan catat manfaat dan cara pemakaian karakter kontrol:a.$ sttyb.$ stty –ac.$ cat > nomor mahasiswa 

Aku sedang otak-atik Linux nich …
    <CTRL-d>    (karakter kontrol dapat dilihat pada hasil perintah stty –a)d.$ ls
Sesi Perintah Dasar & Pemrograman Shell. (c) 2008, Wilfridus Bambang. FIT, UK Maranatha, Bandung1  Manajemen Berkas dan Direktori
 Jenis    Berkas    Sistem UNIX mempunyai tiga buah jenis berkas, yaitu:
1.  reguler file :    Untuk menyimpan data, aplikasi sumber dokumen, grafik, aplikasi objek dan sebagainya.
2.  directory :   Berkas yang berisi daftar nama berkas dan bilangan inode dari masing-masing berkas.
3.  special file :    Berkas yang umumnya menyatakan suatu piranti (perangkat keras)
 Direktori Asal    dan Direktori Kerja  Home directory adalah direktori pada saat pengguna telah berhasil melakukan proses login. Pengguna yang memiliki home directory ini memiliki wewenang terhadap seluruh berkas yang berada di dalamnya seperti menciptakan berkas/direktori, melihat isi berkas/direktori, dan menghapus berkas/direktori.
Direktori kerja  (current/working directory) merupakan direktori dimana pengguna bekerja atau dengan kata lain setiap kali pengguna berhasil melakukan proses login maka sistem akan menempatkan home directory sebagai direktori kerjanya.
Nama Path Setiap berkas termasuk direktori memiliki nama  path  yang unik yang menyatakan letak berkas atau direktori tersebut. Cara untuk menyatakan nama path ada dua macam, yaitu :

·Absolut
    Cara menyatakan letak berkas atau direktori dengan nama path absolut dilakukan selalu dimulai dari root (/).
    Contoh: /home/ps2616/mydocuments/myberkas1·Relatif
    Cara menyatakan letak berkas atau direktori dengan nama path relatif dilakukan dari direktori kerja mengarah ke berkas atau direktori yang bersangkutan.
    Contoh: ../mydocuments/myberkas1

Penamaan    Berkas dan Direktori    Penamaan berkas atau direktori pada dasarnya adalah bebas, namun ada beberapa ketentuan yaitu:

·Semua karakter selain / (slash) boleh digunakan

·Beberapa karakter yang sebaiknya tidak digunakan adalah : ?@#$%^&*( )[ ]’”<> spasi tab dan     backspace

·Huruf kecil dan huruf kapital memiliki arti yang berbeda (case-sensitive)

·Maksimal terdiri dari 14 karakter  ·Jangan menggunakan nama  dot  (.) dan  dot dot  (..) sebagai nama berkas karena nama ini telah memiliki arti khusus.
Kepemilikan dan Izin Akses :  Berkas  Linux   merupakan   sistem   operasi   yang   bekerja   secara   multiuser   sehingga   setiap   berkas   maupun direktori dalam Linux memiliki identitas kepemilikan. Identitas kepemilikan ini dibagi menjadi tiga kelas,
yaitu :

 ·owner : pengguna yang menciptakan berkas (pemilik berkas)

·group : kelompok·other : pengguna di luar owner dan group

Kepemilikan suatu berkas dapat diubah dengan menggunakan perintah  chown  yang memiliki  syntax sebagai berikut :chown <owner> nama_berkas
Sesi Perintah Dasar & Pemrograman Shell. (c) 2008, Wilfridus Bambang. FIT, UK Maranatha, Bandung2  Sedangkan untuk kepemilikan suatu  group  dapat diubah dengan menggunakan perintah  chgrp  yang memiliki syntax sebagai berikut :chgrp <group_owner> nama_berkas

Izin Akses suatu Berkas (   Berkas Permission   ) Izin akses terhadap suatu berkas merupakan fasilitas sekuriti dalam Linux yang berarti bahwa setiap
berkas   memiliki   informasi   untuk   mengatur   siapa   yang   berhak untuk   membaca,   menjalankan   atau mengubah berkas tersebut. Model akses terhadap suatu berkas dibedakan menjadi tiga yaitu :·read (r): berkas dapat dibaca·write (w): berkas dapat dimodifikasi·execute (x): berkas dapat dieksekusi.
Setiap  berkas atau direktori  mempunyai  ketentuan  akses  other  dan  kombinasi  yang  mengatur  izin
akses terhadap suatu berkas dapat dilihat pada keterangan berikut :
            r w x     |      r w x          |    r w x
              owner   |       group       |    other
Contoh: r   w   x  r   w   x       –   –   x
  menyatakan bahwa  owner  dan  group  memiliki izin  read, write  dan  execute  sedangkan  other  hanya memiliki izin execute.
Izin akses terhadap suatu berkas dapat diubah dengan dua cara yaitu dengan menggunakan perintah chmod dan metode oktal:

·Perintah chmod: chmod <u|g|o> <+/-> <r|x|w> nama_berkas    ·Notasi <u|g|o> digunakan untuk menentukan izin  user, group  atau  user  lain yang ingin diubahstatusnya.

·Notasi <+/-> digunakan untuk menentukan perubahan yang ingin dilakukan yaitu menambah izin atau menghapus izin.

·Notasi <r|x|w> digunakan untuk menetukan status izin yang ingin ditambahkan atau dikurangi yaitu read (r), execute (x) atau write (w).
·Metode Oktal: chmod — nama_berkas    Untuk mengubah izin akses suatu berkas dengan metode oktal membutuhkan tiga bilangan yaitu bilangan pertama  untuk  user, bilangan  kedua untuk  group  dan bilangan  ketiga  untuk  user  lain.
    Bilangan yang mewakili karakter izin adalah :
        Karakter r diwakili oleh bilangan 4
        Karakter w diwakili oleh bilangan 2
        Karakter x diwakili oleh bilangan 1
        Tanpa izin akses diwakili oleh karakter 0
    Contoh :
        Jika ingin memberi akses read, write dan execute pada user dan tanpa izin akses pada group         dan user lain maka: chmod 700 nama_berkas[4(r)+2(w)+1(x) = 7]

Perintah Dasar Linux
  1.Menambah pengguna  

Biasanya hanya dilakukan oleh root untuk menambahkan user atau account yang baru. Setelah perintah ini bisa dilanjutkan dengan perintah passwd[nama_user], yaitu perintah untuk membuat password baru bagi user tersebut.
      [root@localhost]# adduser jarkom

2.Merubah Password 

   Untuk merubah password, pengguna bisa mengetikkan perintah: passwd

3.Login sementara sebagai pengguna lain   

Bila user ID tidak disertakan maka komputer menganggap pengguna ingin login sebagai super user atau root. Bila pengguna bukan root dan user lain itu memiliki password maka pengguna harus memasukkan passwordnya dengan benar. Tapi bila pengguna adalah root, maka pengguna dapat login sebagai user lain tanpa mengetahui password user tersebut.
    Contoh: su

4.Penggunaan Multi Konsol

Linux  mendukung   multi  konsol,   yang  membuat   pengguna  seolah-olah   memiliki  beberapa   buah terminal komputer dalam satu komputer.
    Dalam keadaan standar, Linux memiliki 6 konsol untuk mode teks dan 1 konsol untuk X-Window.
    Jika pengguna sedang berada pada console ke 7 yaitu X-Window, untuk beralih ke console yang menjalankan mode teks dengan menekan tombol      CTRL+ALT+F<1..6>    Jumlah konsol di linux bisa dirubah. Pengguna bisa melakukan penambahan ataupun pengurangan melalui editing konfigurasi pada file /etc/inittab.
  5.Melakukan Scrolling Layar di Linux  

  Hampir semua distribusi linux saat ini menyertakan fasilitas untuk scrolling layar yang telah berlalu
    ke atas. Untuk melakukan scrolling balik, pengguna bisa menekan tombol SHIFT+<Page Up> atau sebaliknya, tekan tombol SHIFT+<Page Down> untuk scrolling ke bawah.
  6.Fasilitas Autocomplete Command
    Jika   pengguna   ingin   melihat   suatu  file  yang   sangat   panjang   namanya,   misalnya
        Kcommander-0.64.tar.gz, pengguna bisa menggunakan fasilitas autocomplete  filename dari linux dengan cara mengetikkan nets (awalan nama file) kemudian menekan tombol TAB, jika tidak ada     file  lain   yang   berawalan   ‘kcom’   di   dalam   current   direktori/path,   maka   linux   akan   langsung meneruskannya menjadi Kcommander-0.64.tar.gz.
  7.Keluar dari Shell

    Untuk keluar dari prompt shell, menuju ke login prompt pengguna bisa mengetikkan perintah:     exit atau logout

8.ShutDown

  Hindari mematikan komputer atau mereset komputer secara langsung, tanpa melakukan proses shutdown, karena  dapat menyebabkan kerusakan pada  filesystem. Jika pengguna menggunakan
    sebagai root, dapat melakukan shutdown dengan menjalankan perintah: halt

9.Date

Menampilkan  tanggal  dan  jam sistem,  dengan menggunakan  perintah  date. Untuk mengetahui dokumentasi lengkap dari perintah ini dapat dilihat pada manual yang telah disediakan oleh sistem,
    yaitu : man date.
      Contoh eksekusi perintah:
      a. $ date      b. $ date “+Tanggal : %d-%m-%y”

10.Kalender

Untuk   menampilkan   kalender   secara   lengkap,   pengguna   dapat   memanfaatkan   perintah  cal.
Format perintah cal adalah :

cal [[bulan] tahun]|| $ cal 10 1982

    Cobalah untuk menampilkan kalender sesuai dengan hari ulang tahun masing-masing.
11.Untuk mengetahui pengguna lain yang sedang mengakses sistem adalah dengan mengetikkan

    perintah who atau w

12.Melihat isi direktori dan posisi direktori. 

Perintah yang digunakan adalah ls (list). Terdapat opsi tambahan dalam mengeksekusi perintah, seperti, pilihan -l berguna untuk mengetahui informasi lengkap ttg file/direktori yang dilihat.
    a. ls
    b. ls -l
    c. ls -l /bin | more
  13.Pembuatan direktori

Membuat direktori pada Linux ialah menggunakan perintah mkdir nama_direktori
  14.Menciptakan Berkas
      Beberapa cara untuk menciptakan berkas di Linux, seperti yang terlihat pada contoh berikut:
    a. cat > linux.txt
                instalasi client melalui NFS server berhasil dilakukan dengan sempurna.
                  <CTRL-d>
    b. less dinda.txt(keluar dari less, ketik tombol q)
    c. touch kota.txt
  15.Pengkopian berkas

    Untuk menyalin file, Linux menyediakan perintah ‘cp’ dengan sintaks sebagai berikut :     cp <file_sumber> <file_target/direktori>    Misalnya,   bila   pengguna   ingin   melakukan   penyalinan  file  cobadeh   menuju   ke   direktori
      /home/willy/doc, maka perintah untuk mengeksekusinya adalah sebagai berikut:    cp cobadeh /home/willy/doc

16.Penghapusan berkas dan direktori 

   Linux menyediakan perintah/utilitas ‘rm’ untuk menghapus file, dengan sintaks:     rm [option] <file_yg_akan_dihapus>

17.Penggantian nama berkas 

Untuk mengganti nama file pengguna menggunakan perintah ‘mv’. Untuk sintaksnya:     mv <nama_file_lama> <nama_file_baru>    Contoh pengguna akan mengganti file rubah.tar.gz menjadi ru.tgz, pengguna berikan perintah :     mv rubah.tar.gz ru.tgz
  18.Memindahkan File ke direktori Lain
    Selain untuk mengganti nama file, perintah mv juga bisa digunakan untuk memindahkan suatu file     ke direktori lain. Misalnya pengguna ingin memindahkan file /home/cinta.doc ke direktori /etc, maka perintah yang diberikan adalah: mv /home/cinta.doc /etc

19.Mengubah hak akses sewaktu menciptakan berkas atau direktori
Untuk   melihat   hak   akses  standar   untuk   penciptaan   berkas sebenarnya   dapat   dilihat   dengan menggunakan perintah umask (user creation mask). Penempatan konfigurasi ini diletakkan pada berkas /etc/profile  (berlaku untuk semua pengguna sistem), yang akan dijalankan otomatis saat login ke dalam sistem. Pengguna berhak mengatur nilai umasknya sendiri jika dikendaki.
    Perintah yang diperlukan berupa : umask kode_oktal    a. $ ls -all
    b. $ umask 037
    c. $ mkdir testdir.d
    d. $ ls -ld testdir.d
    e. $ >testfil
    f. $ ls -l testfil
  20.Kaitan (Links)
    Pada sistem UNIX/Linux, dikenal istilah link dalam sistem berkas, link sendiri berarti : pointer atau
    penunjuk yang menunjuk ke  file/inode. (Inode bisa dimiliki lebih dari 1  file. Link ini berguna agar
    satu file dapat diacu dalam beberapa direktori lain yang berbeda.
    Dengan adanya link ini memungkinkan data yang sama dapat digunakan oleh sejumlah pemakai
    dalam   suatu   jaringan   multiuser.   Dan   sebuah  file  dapat   dianggap   sama   dengan  file  lain   tanpa
      melakukan   penyalinan   yang   tentunya   akan   memakan   banyak   ruang   media   penyimpanan
    pengguna. Terminologi link dalam Linux mempunyai kesamaan dengan  shortcut  pada Windows.
    Hanya saja, pada Linux diperbolehkan melakukan cd pada link tersebut jika link itu adalah sebuah
    direktori, sementara pada Windows tidak diperkenankan.
    Untuk membuat link, Unix menyediakan utilitas bernama ‘ln’ , dengan syntax :     ln [option] file_sumber file_target
    Ada dua macam kategori link, yaitu :
    1.Hard link
        Dua file yang menuju pada inode yang sama:
    2.Symbolic link
        Dibuat dengan menyertakan option -s pada perintah ln. Pada symbolic link,  file  target hanya merupakan pointer yang mengarah ke file sumber, kalau file sumber dihapus maka file target juga tidak akan berfungsi lagi karena pada symbolic link, yang mengarah pada inode hanya file sumber.
  21.Pencarian Berkas
    Jika pengguna ingin mencari sebuah  file dan pengguna tidak tahu di direktori mana  file tersebut berada, Linux menyediakan fasilitas untuk pencarian, yaitu dengan menggunakan perintah find atau whereis, Sintaksnya :    find <direktori/path> <expresi>      Contoh : Jika pengguna ingin mencari file bernama passwd: find /etc –name pass* -print    atau    whereis passwd
  22.Filterisasi data menggunakan wc (Word Count)
    Perintah wc (Word Count) merupakan perintah yang sangat bermanfaat untuk mengetahui jumlah baris, karakter dan kata.
      Contoh: wc /etc/passwd

    a. $ ls -all
    b. $ umask 037
    c. $ mkdir testdir.d
    d. $ ls -ld testdir.d
    e. $ >testfil
    f. $ ls -l testfil
  20.Kaitan (Links)
    Pada sistem UNIX/Linux, dikenal istilah link dalam sistem berkas, link sendiri berarti : pointer atau
    penunjuk yang menunjuk ke  file/inode. (Inode bisa dimiliki lebih dari 1  file. Link ini berguna agar satu file dapat diacu dalam beberapa direktori lain yang berbeda.
    Dengan adanya link ini memungkinkan data yang sama dapat digunakan oleh sejumlah pemakai dalam   suatu   jaringan   multiuser.   Dan   sebuah  file  dapat   dianggap   sama   dengan  file  lain   tanpa melakukan   penyalinan   yang   tentunya   akan   memakan   banyak   ruang   media   penyimpanan pengguna. Terminologi link dalam Linux mempunyai kesamaan dengan  shortcut  pada Windows.
    Hanya saja, pada Linux diperbolehkan melakukan cd pada link tersebut jika link itu adalah sebuah direktori, sementara pada Windows tidak diperkenankan.
    Untuk membuat link, Unix menyediakan utilitas bernama ‘ln’ , dengan syntax :     ln [option] file_sumber file_target
    Ada dua macam kategori link, yaitu :
    1.Hard link
        Dua file yang menuju pada inode yang sama:
    2.Symbolic link
        Dibuat dengan menyertakan option -s pada perintah ln. Pada symbolic link,  file  target hanya merupakan pointer yang mengarah ke file sumber, kalau file sumber dihapus maka file target juga tidak akan berfungsi lagi karena pada symbolic link, yang mengarah pada inode hanya file sumber.
  21.Pencarian Berkas
    Jika pengguna ingin mencari sebuah  file dan pengguna tidak tahu di direktori mana  file tersebut berada, Linux menyediakan fasilitas untuk pencarian, yaitu dengan menggunakan perintah find atau whereis, Sintaksnya :    find <direktori/path> <expresi>      Contoh : Jika pengguna ingin mencari file bernama passwd: find /etc –name pass* -print    atau    whereis passwd
  22.Filterisasi data menggunakan wc (Word Count)
    Perintah wc (Word Count) merupakan perintah yang sangat bermanfaat untuk mengetahui jumlah baris, karakter dan kata.
      Contoh: wc /etc/passwd

  23.Mengurutkan data

Format : sort [pilihan] [berkas] 

   a. $ cat > belumurut
                  willy19821000000
                  lagi19822500000
                  pradnja19783000000
                  <CTRL-d>
    b. $ sort belumurut
    c. $ sort belumurut > sudahurut
    d. $ sort -o sudahurut2 belumurut
    e. $ ls
    f. $ cat sudahurut2
  24.Melihat Kapasitas Hard Disk

Untuk melihat kapasitas spasi yang terpakai dan spasi yang masih kosong, Linux menyediakan perintah df.
  25.Melihat Spasi yang Digunakan dalam Suatu Direktori

    Jika pengguna ingin mengetahui berapa banyak ruangan yang dipakai oleh suatu direktori, dapat menggunakan perintah  du. Misalnya, pengguna ingin mengetahui berapa banyak ruangan yang
    digunakan pada direktori /tmp :
    Penggunaan : $ du    Contoh :
    [root@home root]# du /tmp
          12/tmp/lost+found
          1/tmp/screens/S-tamu
          1/tmp/screens/S-root
          3/tmp/screens
        114 /tmp

Pada contoh di atas, ruangan yang telah terpakai oleh  direktori /tmp adalah 114 KB.
26.Tar 

Digunakan untuk menyimpan dan mengekstrak file dari media seperti tape drive atau hardisk. File     arsip tersebut sering disebut sebagai file tar.
    Contoh :
    tar  -cvf arsip.tar /home/arsip -> mengkompress suatu file.
    tar –xv arsip.tar ->(x)membongkar arsip,,(v)menampilkan proses
    tar –xvz arsip.tar.gz ->(z)untuk file berekstensi tgz atau tar.gz
    tar –xvj arsip.tar.bz2 ->(j)untuk file berekstensi bz2
  27.crontab

Perintah crontab dipergunakan untuk menjadwalkan perintah-perintah yang dieksekusi paa waktu tertentu secara rtin. Perintah ini membaca data dari standar input dan menyalinnya ke berkas crontab dengan nama:
          /usr/spool/cron/crontabs/namapengguna
    Berkas tersebut akan diperiksa dan dieksekusi oleh aplikasi cron, yang merupakan clock daemon dari penjadwalan melalui crontab, at, dan batch.

Berikut ini adalah sintaks perintah yang digunakan oleh crontab:
Minute hour day-of-month month-of-year day-of-week command
Lima field pertama adalah field untuk opsi waktu, dengan opsi yang dapat dilihat di bawah ini.
      Pengguna harus menentukan kelima field ini. Akan tetapi, dapat menggunakan tpengguna asterik (*) jika ingin membatalkan atau melewati field yang dimaksud.
      FieldRange
      Minute00 – 59

      Hour00 – 23

      Day-of-month01 – 31

        Month-of-year01 – 12

Day-of-week01 – 07 (hari senin = 01)

    Perintah crontab sendiri memiliki tiga opsi, yaitu:
    · -e, melakukan pengeditan isi dari berkas crontab.
    · -r, menghapus berkas crontab.
    · -l, mendaftar isi dari berkas crontab saat ini.

Sebagai contoh, untuk melakukan pengiriman email kepada pengguna bernama manajer, pada pukul 8:30 am setiap hari senin, dapat mengkonfigurasi crontab seperti berikut:    30 08 * * 01 mail –s”laporanku” manajer.

Semoga Bermanfaat buat admin dan buat kalian semua wassalam

Farid Syaumi

Berbagilah Semampu mu :) Keep Smile And Keep Strong :)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: