5 Manfaat Menangis Untuk Kesehatan Manusia

5 Manfaat Menangis Untuk Kesehatan Manusia – Jepang adalah salah satu dari beberapa negara untuk yang mendirikan klub menangis. Beberapa orang mengunjungi klub-klub ini di malam hari untuk menghilangkan stres yang yang terjadi akibat pekerjaan mereka. Sampai sekarang, banyak masyarakat Jepang yang melakukan hal ini karena mereka sadar jika ada Manfaat Menangis Untuk Kesehatan sehingga mereka melakukan hal tersebut dan pastinya, harus kalian ketahui.

Manfaat Menangis Untuk Kesehatan yang akan kami bahas supaya kalian lebih memahami tentang keajaiban menangis. Siapa bilang menangis merugikan kesehatan? Begitu banyak yang telah dikatakan tentang dampak positif dari tertawa, bahwa orang cenderung mengasosiasikan stigma sosial dengan menangis. Wajah sedih sambil menangis mungkin seakan akan terlihat kurang baik, tapi kita tidak bisa membuat penilaian apapun hanya dengan melihat sisi luarnya saja.

Menangis juga memiliki dampak yang baik bagi kesehatan, seperti yang ditemukan dalam beberapa penelitian. Meskipun manfaat dari menangis tidak melebihi tertawa, manfaat menangis tentu tidak bisa diabaikan. Jadi, jika kita ingin menangis karena ingin mengeluarkan luapan, biarkan air mata dari aliran kesedihan tak terbatas. Menghentikan air mata ini benar-benar dapat merugikan diri. Tindakan menangis memungkinkan emosi ditekan dan ketegangan untuk melarikan diri. Ini benar-benar dapat membantu untuk menghilangkan stres, payudara depresi, dan mengangkat suasana hati.

Menangis dapat membantu untuk melepaskan stres emosional yang dianggap pemicu utama dalam pengembangan masalah jantung, tekanan darah tinggi, dan diabetes tipe 2. Dalam sebuah studi 15 tahun pada air mata manusia, yang dilakukan di University of Minnesota di bawah bimbingan Dr William Frey, ia mengamati bahwa menangis membantu dalam penggelontoran bahan kimia / hormon yang terbentuk di bawah stres.

Baca Juga   10+ Permainan Anak Milenial yang Masih Eksis Sampai Sekarang

Beberapa hormon stres utama dieliminasi dari tubuh melalui air mata. Peneliti, bagaimanapun, menunjukkan bahwa air mata dilepaskan saat memotong bawang tidak efektif untuk mengurangi stres. Studi ini menemukan bahwa air mata yang dihasilkan dari kesedihan, kesedihan, atau setelah merasa sakit hati yang ditemukan tinggi hormon berbasis protein dan hormon adrenokortikotropik. Semua hormon ini biasanya dikeluarkan sebagai respon terhadap stres.

Ini adalah alasan orang ditimbulkan dengan kesedihan dan rasa sakit emosional cenderung merasa lebih baik setelah menangis. Juga, sambil menangis, kita cenderung untuk mengambil napas dalam-dalam, yang juga berkontribusi dalam mengurangi stres.

Manfaat Menangis Untuk Kesehatan

Selain memiliki manfaat dalam menghilangkan stres, menangis juga bermanfaat dalam meningkatkan mood. Berdasarkan laporan penelitian Journal Sosial dan Psikologi Klinis, 2008 mengamati efek serta alasan di balik menangis. Tangisan bahagia setelah berprestasi yang menyediakan jumlah yang signifikan dalam memperbaiki suasana hati. Elevasi mood juga diamati ketika ada seseorang untuk menghibur sambil menangis. Menangisi kerugian pribadi, baik itu hal yang berharga atau orang tersayang, memungkinkan Anda untuk mengatasi dengan situasi dan Anda mungkin merasa lebih baik setelah itu.

Teori lain yang disarankan oleh para ilmuwan menghubungkan kadar magnesium yang rendah dikaitkan dengan menangis, mood ditinggikan. Hal ini diamati bahwa terlalu banyak mangan dalam tubuh dapat menyebabkan dampak yang kurang baik pada suasana hati, yang mengakibatkan kegelisahan dan gangguan emosional. Namun, seperti air mata mengandung jumlah besar mangan, dengan menangis dapat menyebabkan penurunan kadar magnesium, yang dapat memiliki dampak positif dalam menenangkan suasana hati.

Baca Juga   Cara Mengobati Sakit Gigi Secara Alami

Melonggarkan Perasaan

Perasaan negatif yang ada pada diri kita, jika dibiarkan terlalu lama, akan menyebabkan gangguan mental seperti depresi. Dengan menangis akan membantu untuk melampiaskan emosi yang mendalam, membuat perasaan menjadi longgar dan merasa lebih baik.

Memendam emosi dalam diri juga bisa memicu berbagai penyakit kronis termasuk diabetes dan arthritis. Mengeluarkan emosional dengan cara menangis sangat penting bagi keseluruhan kesejahteraan.

Melepaskan Edorfin

Selain dengan latihan tertawa, cara lain yang bisa digunakan untuk melepaskan endorfin adalah dengan cara menangis. Endorfin adalah zat kimia yang mempengaruhi euforia pada diri seseorang. Endorfin juga menampilkan sifat analgesik, yang berarti mereka mencegah sinyal rasa sakit mencapai otak. Hal ini menunjukkan bahwa endorphin yang terkait dengan menangis juga dapat membantu untuk mengurangi rasa sakit fisik.

Jadi, jika Anda merasa ingin menangis setelah pengalaman traumatis, jangan ragu-ragu.

Memberikan Perlindungan Dan Menjaga Kebersihan Mata

Manfaat Menangis juga dapat memberikan perlindungan serta menjaga kebersihan mata. Berdasarkan penelitian, terbukti bahwa air mata manusia mengandung lisozim, yaitu sebuah enzim yang memiliki sifat antibakteri. Enzim ini dapat menghancurkan dinding sel bakteri yang penting untuk kelangsungan hidup bakteri.

Kandungan antimikroba yang terdapat air mata manusia membantu menghentikan bakteri dari menyebabkan infeksi mata. Juga, air mata refleks yang dirilis setelah terpapar merokok, debu, dan bawang benar-benar membantu melindungi mata dari bahaya, dan mencegah cedera dari iritasi tersebut.

Menghilangkan Racun

Air mata emosional yang timbul dari kesedihan, di dalamnya terkandung berbagai jenis bahan kimia beracun, seperti yang yang di ungkap dalam sebuah penelitian. Bahan kimia yang menumpuk ketika seseorang mengalami tingkat stres yang tinggi dapat dilepaskan dengan cara mengeluarkan air mata.

Baca Juga   10 Cara Menghilangkan Ketombe Cara Alami Tanpa Efek Samping

Menurunkan Tekanan Darah

Berdasarkan hasil pengamatan bahwa tekanan darah dapat berkurang setelah seseorang menangis. Pelepasan emosi terperangkap setelah menangis membuat kita merasa lebih baik, yang memberikan efek yang baik dalam menurunkan tekanan darah dan detak jantung. Selain menurunkan tekanan darah, menangis juga terbukti membantu dalam mengurangi denyut nadi.

Meskipun menangis memang memiliki manfaat, tidak berarti bahwa kita harus selalu menangis untuk memperoleh manfaat tersebut. Kita hanya dianjurkan untuk tidak menahan tangisan saat kejiwaan kita mengalami tekanan, menghadapi masalah yang traumatis dan emosi. Artinya, menangislah bila perlu!.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Tweet
Share
Pin
Share
Share