Pengertian Sensus Penduduk Metode dan Fungsi

Sensus adalah penghitungan jumlah penduduk, ekonomi, dan sebagainya yang dilakukan oleh pemerintah dalam jangka waktu tertentu, dilakukan secara serentak, dan sifat-sifat yang terlibat untuk negara demosi negara yang ber- sangkutan. Pada pelaksanaannya, metode pencatatan atau sensus yang dapat dibedakan menjadi dua, yaitu metode house-holder dan metode canvaser

a. Metode Householder
Pada metode ini, pengisian daftar pertanyaan tentang data kependudukan diserahkan kepada penduduk atau responden, sehingga penduduk diberi daftar pertanyaan untuk diisi dan akan diambil kembali beberapa waktu kemudian. Metode semacam ini hanya dapat dilakukan pada daerah yang tingkat pendidikan penduduknya relatif tinggi, karena mereka mampu memahami dan menjawab setiap pertanyaan yang diserahkan kepada mereka.

b. Metode Canvaser
Pada metode ini, pengisian daftar pertanyaan tentang data kependudukan dilakukan oleh petugas sensus dengan car mendatangi dan mewawancarai penduduk atau responden secar langsung. Petugas sensus mengajukan pertanyaan-pertanyaan sesuai daftar sesuai dengan keadaan atau kondisi yang sebenarnya. r dan penduduk yang didatangi menjawab secara lisan

Adapun berdasarkan status tempat tinggal penduduknya, sensus dapat dibedakan menjadi seisus de facto dan sensus de jure.

a. Sensus De Facto
Pada metode ini, pencatatan dilakukan oleh petugas pada setiap orang yang ada di daerah tersebut pada saat sensus diadakan. Metode sensus ini tidak membedakan antara penduduk asli yang menetap ataupun penduduk yang hanya tinggal sementara waktu.

b. Sensus De Jure
Pada metode ini, pencatatan penduduk dilakukan oleh petugas hanya untuk penduduk yang secara resmi tercatat dan tinggal sebagai penduduk di daerah tersebut pada saat dilakukannya sen- sus, sehingga dapat dibedakan antara penduduk asli yang menetap dan penduduk yang hanya tinggal untuk sementara wak yang belum terdaftar sebagai penduduk setempat. Dengan meng- nakan sensus de jure, penduduk yang belum secara resmi tercatat gu sebagai penduduk di daerah tersebut tidak disertakan dalam penghitungan.

Di Indonesia, pada umumnya Sensus penduduk dilakukan dengan metode canvaser dengan mengombinasikan antara sensus de facto dan sensus de jure. Bagi mereka yang bertempat tinggal tetap dipakai cara de jure, sedangkan untuk yang tidak bertempat tinggal tetap dicacah dengan cara de facto.

Sensus penduduk perlu dilakukan agar pemerintah memiliki data kependudukan yang up to date (sesuai perkembangan zaman), sehingga pemerintah dapat:
1. mengetahui perkembangan jumlah penduduk,
2. mengetahui tingkat pertumbuhan penduduk,
3. mengetahui persebaran dan kepadatan penduduk,.
4. mengetahui komposisi penduduk (berdasarkan jenis kelamin, tingkat pendidikaƙi, umur, mata pencaharian, dan sebagainya),
5. mengetahui arus migrasi,
6. merencanakan pembangunan sarana dan prasarana sosial sesuai dengan kondisi kependudukan daerah

Ahmad Saleh Bancin

Berbagilah apa saja yang bisa kamu berikan kepada orang lain, baik itu Cinta yang kamu milik. Berbagi cinta bukan berarti Playboy........ Instagram @ahmadsalehbancin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.